Parade Fajar

Sunday, April 19, 2015

Dentuman sanubari menggelar Baliho-baliho berkibar Dan semangatpun menyebar

Sang fajar mulai sedikit demi sedikit Laksana cakrawala pengintai rasi Menyusup di sela-sela jantung kami Dengan sangat bersahaja Dan dengan ira yang syahdu.

Sepasang kelopakpun menampakkan paranya Jika ada yang melantunkan tanda pada kami Kami akan merapat dan menjawab Disinilah kami menancapkan hati kami

Dengan keris keraton yang selalu menyayat kami Dan jika kelopak kami jatuh Dan disini pula kami akan menanam perkasa-perkasa kelopak yang lain.

Mati satu tumbuh seribu Dilema nestapa tak akan tumbuh Tetapi dilema anugerah setya nagari akan kembali.

Hadang .. Terjang .. Garang .. Dan selalu riang.

Santun menjadi watak pribadi Cucuran keringat tak akan pernah terhenti Cakut cekatan adalah langkah kami Ndonyo bakal sari, luhur dening budi astuti.

Setya dharma ibu pertiwi Dalam kelopak nusa satya.